Pelatihan Ecoprint bersama KKN T 25 Umsida 3

KKN T 25 Umsida Kenalkan Ecoprint kepada Siswa Sekolah Dasar

Umsida.ac.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Terpadu (KKN T) Kelompok 25 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menggelar pelatihan ecoprint untuk siswa SDN Gampingrowo 02 di Balai Desa Gampingrowo, Tarik pada Ahad, (12/07/2026). 

Ketua tim KKN, Muhammad Nurul Huda Ramadhani menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mengenalkan teknik ecoprint sebagai kerajinan berbahan alami sekaligus mengembangkan kreativitas siswa melalui pemanfaatan daun sebagai media berkarya. 

Lihat juga: KKN T 26 Umsida Latih Warga Olah Limbah Kertas Jadi Buket Bunga

“Meskipun dilaksanakan pada hari terakhir libur semester sebelum kegiatan belajar mengajar kembali dimulai, pelatihan tetap diikuti dengan antusias oleh 20 siswa SD,” terangnya.

Memanfaatkan Potensi Alam Melalui Ecoprint

Pelatihan Ecoprint bersama KKN T 25 Umsida 3

Huda mengatakan bahwa lingkungan Desa Gampingrowo memiliki berbagai jenis tanaman dengan bentuk, ukuran, dan corak daun yang beragam. 

“Potensi tersebut kami manfaatkan sebagai media pembelajaran agar peserta mengenal cara mengolah daun-daun di sekitar menjadi motif alami pada tote bag,” tuturnya.

Kegiatan diawali dengan penjelasan tujuan kegiatan serta memberikan materi mengenai pengertian, manfaat, alat, dan bahan yang digunakan dalam pembuatan ecoprint sebelum dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan ecoprint.

Materi disampaikan oleh salah satu mahasiswa KKN yakni Nur Ilma Khoirul Amaliyah.

Ia menjelaskan cara membuat tas bermotif dari pemanfaatan daun di sekitar lingkungan menjadi media belajar yang menyenangkan bagi siswa.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengenalkan kepada adik-adik bahwa daun yang sering mereka jumpai di sekitar rumah ternyata bisa diolah menjadi karya yang menarik dan bernilai,” ujar Ilma.

Lihat Juga :  Pelatihan Membatik Ecoprint, Cara KKNP 56 Umsida Kembangkan Kreativitas Siswa yang Ramah Lingkungan
Praktik Ecoprint yang Menyenangkan

Setelah sesi demonstrasi, peserta mulai mempraktikkan pembuatan ecoprint dengan panduan mahasiswa KKN yakni Sinta Dwi Firdiani.

Lalu mahasiswa lainnya juga turut mendampingi peserta mulai dari menyusun daun, mengatur komposisi motif, hingga membantu proses pencetakan agar setiap siswa dapat menyelesaikan hasil karyanya dengan baik.

“Pertama- tama, kami memberikan kesempatan kepada siswa untuk memilih sendiri daun yang akan digunakan sehingga menghasilkan motif yang berbeda pada setiap tote bag,” jelasnya.

Setelah itu, imbuhnya, dedaunan tersebut disusun di atas tote bag polos dengan 

Usai praktik, seluruh peserta menampilkan hasil karya masing-masing dan mengikuti sesi tanya jawab. 

Sinta, yang memandu sesi demonstrasi, mengaku senang melihat antusiasme peserta selama praktikum berlangsung.

“Anak-anak sangat antusias mengikuti setiap tahapan pembuatan ecoprint. Mereka berani mencoba berbagai bentuk daun dan menuangkan kreativitasnya ke dalam tote bag dengan hasil yang unik,” ungkap Sinta.

Berikan Pengalaman Baru bagi Peserta

membuat ecoprint

Pelatihan ecoprint tidak hanya memberikan pengalaman baru bagi peserta, tetapi juga mengajak mereka mengenal potensi alam di lingkungan sekitar melalui kegiatan yang kreatif dan menyenangkan.

Lihat juga: Cegah Bullying, KKN T 9 Umsida Edukasi Siswa MTs Plus Burhanul Hidayah Krembung

Salah satu peserta, Rara, siswi kelas 5 SDN Gampingrowo 02, mengaku senang mengikuti pelatihan tersebut.

“Kegiatannya seru, Kak. Aku senang bisa pilih daun sendiri terus bikin motif di tas. Ternyata hasilnya bagus. Jadi pengen coba bikin lagi di rumah,” ujar Rara.(Trya)