pmt balita dan lansia

KKN P 40 Bawa Inovasi PMT Balita dan Lansia di Dua Dusun Desa Wonoploso

Umsida.ac.idMahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo Kelompok 40 melaksanakan program kerja Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang berkolaborasi dengan Posyandu setempat.

Mereka menyasar dua kelompok sekaligus, yaitu balita dan lansia selama dua hari.

PMT balita dilaksanakan di Balai Dusun Bamban pada Rabu, (12/8). Sedangakn PMT Lansia dilaksanakan di salah satu rumah warag Dusun pandansari pada Kamis, (13/8).

Lihat juga: Edukasi Kesehatan Gigi, KKN P 19 Umsida Bagikan SIkat Gigi Lucu

Kegiatan ini digelar di dua dusun berbeda di Desa Wonoploso, Kecamatan Gondang, yakni Dusun Bamban untuk PMT balita dan Dusun Pandansari untuk PMT lansia.

Untuk PMT balita, tim menyiapkan menu bernama “POTACAREGG”, singkatan dari potato, carrot, dan egg. 

Ketiga bahan tersebut direbus hingga matang lalu dihaluskan bersama susu UHT full cream dan mentega, menghasilkan tekstur lembut yang kaya karbohidrat, vitamin, serta protein. 

Sementara untuk lansia, mahasiswa membuat minuman herbal bernama “RIMPANG LANSIA BUGAR” dari sereh, jahe, kunyit, dan madu yang direbus bersamaan hingga menjadi minuman hangat yang dipercaya membantu menjaga daya tahan tubuh para lansia.

Kegiatan ini dipandu langsung oleh Diana Zakiyah selaku penanggung jawab program, didampingi ibu bidan utusan dari Puskesmas Gondang. 

Ia menyampaikan bahwa program PMT ini juga bertujuan untuk memanfaatkan bahan makanan yang mudah ditemukan dan terjangkau sehingga masyarakat dapat membuatnya di rumah.

“Semoga inovasi kami ini dapat menjadi kebiasaan baik yang tetap dijalankan warga secara berkelanjutan, tidak berhenti hanya selama masa KKN berlangsung,” katanya.

Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang melibatkan warga secara langsung. 

PMT Balita Mudahkan Orang Tua

pmt balita dan lansia

Warga tampak antusias menanyakan cara pembuatan PMT serta bahan-bahan yang digunakan.

Pada sesi PMT balita, ibu dari Najla turut berbagi pengalaman. 

Lihat Juga :  Dosen Umsida Ungkap Penyakit Degeneratif Sedang Menghantui Anak Muda

Ia menuturkan, “Menu POTACAREGG cukup mudah dipraktekkan di rumah karena bahan-bahannya sederhana dan mudah didapat di pasar, dan anaknya menyukai tekstur lembut dari campuran kentang, wortel, telur, serta susu tersebut”.

Ia menyampaikan bahwa selama ini banyak orang tua kesulitan mencari variasi menu makanan tambahan yang disukai anak namun tetap bergizi.

“Resep POTACAREGG yang diperkenalkan mahasiswa ini sangat membantu dan bisa langsung dipraktekkan di rumah masing-masing tanpa perlu bahan yang sulit dicari,” ujarnya.

Minuman Herbal Jadi Wawasan Baru untuk Lansia

pmt balita dan lansia

Sementara pada sesi PMT lansia di Dusun Pandansari, Jamiatun selaku salah satu peserta mengatakan bahwa inovasi ini memberinya wawasan baru dalam mengolah rempah.

“Minuman ini memiliki rasa hangat yang nyaman diminum pagi maupun malam hari, dan kombinasi serai, jahe, kunyit, serta madu dipercaya dapat meredakan pegal-pegal yang kerap dirasakan para lansia,” terang Jamiatun.

Ia mengaku jarang mengkonsumsi minuman herbal, jadi ini wawasan baru tentang manfaat rimpang bagi kesehatan tubuh Lansia.

Ia berharap kegiatan semacam ini bisa terus dilanjutkan oleh kader Posyandu meskipun program KKN telah usai.

Reynaldy Cahyaningrat, Ketua tim KKN, turut menyampaikan kesan atas jalannya kegiatan.

“Antusiasme warga membuktikan program PMT ini tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat setempat,” jelansya.

Lihat juga: Bersama Warga Gondang, KKN P 46 Buat Diversifikasi Olahan Susu

Ia menambahkan bahwa pendampingan dari bidan Puskesmas Gondang sangat membantu memperkuat kepercayaan warga terhadap informasi gizi yang disampaikan, sehingga edukasi yang diberikan tidak hanya sebatas teori, tetapi juga dapat dipertanggungjawabkan secara medis.

Reynaldy berharap program PMT ini dapat menjadi salah satu warisan positif dari Kelompok 40 bagi Desa Wonoploso, khususnya dalam mendukung peningkatan gizi balita dan lansia secara berkelanjutan.(Amalia)