pengelolaan sampah 2

Edukasi Pengelolaan Sampah, KKN T 2 Umsida Buatkan Alat Pres Sampah

Umsida.ac.id –  Persoalan volume sampah menjadi salah satu tantangan dalam pengelolaan sampah di Desa Kedungpandan, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo.

Sampah yang menumpuk membutuhkan ruang penyimpanan yang cukup besar dan proses pengangkutan yang lebih efisien agar pengelolaannya dapat berjalan dengan baik. 

Lihat juga: Tim KKN Umsida Kenalkan Cara Baru Mengelola Sampah di Wirobiting dan Sumbersuko

Kondisi tersebut menjadi perhatian mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Terpadu (KKN T) Kelompok 02 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) dalam membuat alat press sampah di desa tersebut.

Alat tersebut diserahterimakan sekaligus diperkenalkan penggunaannya kepada Pemerintah Desa Kedungpandan pada Rabu, (12/8/2026). 

Memudahkan Pengelolaan Sampah

pengelolaan sampah

Koordinator kegiatan, Zulmi Zakaria, menjelaskan bahwa  program tersebut dilatarbelakangi kebutuhan akan teknologi sederhana yang dapat disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan masyarakat desa. 

“Berbeda dengan alat yang membutuhkan sumber tenaga listrik, alat press sampah hidrolik manual dapat dioperasikan tanpa listrik dengan memanfaatkan tekanan hidrolik untuk memadatkan sampah,” terangnya.

Alat tersebut dirancang sebagai salah satu solusi sederhana terhadap permasalahan volume sampah yang dihadapi dalam proses pengelolaan sampah di desa.

“Alat ini diharapkan dapat membantu mengurangi volume sampah sehingga proses penyimpanan, pengangkutan, maupun pengelolaannya dapat dilakukan dengan lebih mudah,” jelas Zulmi.

Melalui proses pemadatan, imbuhnya, sampah yang sebelumnya membutuhkan ruang lebih besar dapat dibuat lebih ringkas. 

Kondisi tersebut berpotensi membantu penggunaan ruang penyimpanan menjadi lebih efisien sekaligus mempermudah proses pengangkutan. 

Lihat Juga :  Desa Gendro Jadi Prototipe Science Techno Park Pertanian Inovatif oleh Dosen Umsida

“Jadi alat press tidak hanya berfungsi sebagai alat pemadat, tetapi menjadi salah satu sarana pendukung dalam rangkaian pengelolaan sampah di tingkat desa,” tuturnya.

Edukasi Warga untuk Manfaatkan Sampah 

pengelolaan sampah 2

Tim KKN tidak hanya menyerahkan alat kepada pemerintah desa. 

Mereka juga memberikan pengenalan mengenai bagian-bagian alat, fungsi setiap komponen, serta tahapan pengoperasiannya. 

Warga diperkenalkan dengan proses penggunaan alat mulai dari memasukkan sampah, memastikan posisi sampah, melakukan pengepresan, hingga mengeluarkan hasil press.

Pengenalan tersebut dilanjutkan dengan praktik penggunaan alat.

Warga diberikan kesempatan mencoba pengoperasian alat dengan pendampingan mahasiswa.

Selain pengoperasian alat, mahasiswa turut memberikan pemahaman mengenai pentingnya pemilahan sampah sebelum proses pengepresan. 

“Material seperti botol plastik, kardus, dan material sejenis dapat dipisahkan terlebih dahulu agar lebih mudah dikelola dan memiliki potensi untuk dimanfaatkan kembali,” terang Zulmi.

Kepala Desa Kedungpandan, Wawan, mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN T 02 Umsida melalui penyediaan alat press sampah tersebut. 

Lihat juga: KKN P 3 Umsida Ajak Warga Karangrejo Ubah Galon Bekas Jadi Komposter

Menurutnya, alat yang diberikan dapat menjadi salah satu sarana pendukung bagi desa dalam meningkatkan pengelolaan sampah.

“Semoga alat ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat dan memberikan manfaat bagi Desa Kedungpandan, khususnya dalam pengelolaan sampah,” ujar Wawan.(Millah)

Berita Terkini

Bramasgana umsida bantu NTT (2)
Bramasgana Umsida Berangkat ke NTT, Fokus Pulihkan 2 Hal
September 30, 2026By
duta pencerah 2026 2
Tutup Fortama, Umsida Kukuhkan Duta Pencerah 2026 Hingga Ajak Lawan LGBT
September 28, 2026By
maba 2026 (2)
UKM Umsida Ajak Maba 2026 Temukan Ruang Mengembangkan Diri
September 28, 2026By
mastama 2026
Mastama Umsida 2026 Kenalkan Ortom Kampus Lewat Konsep Baru
September 27, 2026By
wali mahasiswa baru umsida (2)
Mengapa Wali Mahasiswa Mempercayakan Putra-Putrinya ke Umsida?
September 26, 2026By
sinergi pendidikan dengan wali maba
Percayakan Pendidikan di Umsida, Fortawa 2026 Perkuat Sinergi Wali Maba
September 26, 2026By
fasilitator pkmu 2026
Menuju PKMU 2026, Fasilitator Umsida Didorong Hadir dengan Keteladanan
September 25, 2026By
Akidah dan Akhlak
Jelang PKMU 2026, Umsida Matangkan Kesiapan Pendampingan Akidah dan Akhlak
September 23, 2026By

Riset & Inovasi

kunjungan perpustakaan daerah 2
Kunjungi Perpustakaan Daerah, PLP 2 Umsida Tumbuhkan Minat Baca Siswa
September 24, 2026By
Pasar Desa Samiler
Buka Pasar Desa Samiler, PPK Ormawa Himagro Sajikan Nuansa Tradisional
September 22, 2026By
ekspor gula kelapa
Siapkan Produk Gula Kelapa Siap Ekspor, Umsida Dampingi PT Delima Nira Natural
September 21, 2026By
beras rumput laut
Keunggulan Diarice, Beras Analog dari Rumput Laut yang Kaya Nutrisi
September 16, 2026By
pelatiahn coding plugged
Dosen Umsida Kenalkan Coding Ramah Anak untuk Guru PAUD
September 14, 2026By

Prestasi

tim jenggolo ikuti kmhe 2026
Tim Jenggolo Umsida Siap Bawa Arshaka V2 ke KMHE 2026
October 2, 2026By
world university rankings (2)
Masuk THE World University Rankings 2027, Umsida Perkuat Rekognisi Internasional
October 1, 2026By
penghargaan Pojok Statistik Umsida
Pojok Statistik Umsida Kembali Jadi Terbaik 1 Nasional BPS RI
September 30, 2026By
beras analog rumput laut 2
DIARICE, Inovasi Rumput Laut Jadi Beras Analog Karya Umsida Lolos KMI Expo 2026
September 10, 2026By
snap and style
Snap and Style Antar Inovasi Bisnis Digital Umsida Tembus KMI Expo XVII 2026
September 9, 2026By

Opini

bijak menggunakan teknologi AI (Pexels)
Teknologi Tak Bisa Dibendung, Ini Cara Bijak Penggunaan AI
October 2, 2026By
kebutuhan air data center AI (Pexels)
Benarkah AI Menguras Jatah Air Bersih? Ini Kata Pakar Umsida
October 1, 2026By
karhutla (Dok Antara Foto)
Mengapa Karhutla Terus Berulang? Bagaimana Mencegahnya?
September 23, 2026By
politik uang dalam Muhammadiyah 5
Politik Uang dalam Muhammadiyah
September 22, 2026By
satanic dan seni
Gunakan Simbol Satanic Saat Perayaan Seni, Ini Tanggapan Pakar Umsida
September 15, 2026By