Umsida.ac.id – Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) meningkatkan posisi dalam AppliedEdu Private University Ranking ASEAN 2027.
Umsida berada di peringkat 37 dari 155 perguruan tinggi swasta di kawasan ASEAN dengan perolehan skor 51,2.
Lihat juga: Masuk THE World University Rankings 2027, Umsida Perkuat Rekognisi Internasional
Capaian tersebut juga menempatkan Umsida di peringkat keenam perguruan tinggi swasta di Indonesia dan peringkat kedua PTMA dalam pemeringkatan tersebut.
Umsida Naik 39 Peringkat di ASEAN
Koordinator Pemeringkatan Umsida, Mochammad Tanzil Multazam SH MKn, menjelaskan bahwa AppliedEdu menjadi salah satu pemeringkatan yang secara rutin diikuti Umsida.
Pada edisi 2027, Umsida berhasil memperbaiki posisinya secara signifikan.
“Untuk yang 2025 itu di peringkat 66, 2026 itu turun di 76, kemudian sekarang naik di 37 untuk ASEAN,” jelasnya.
Dalam AppliedEdu Private University Ranking ASEAN 2027, Umsida berada di bawah Universitas Muhammadiyah Yogyakarta yang menempati peringkat 32 dengan skor 51,8.
Sementara itu, posisi pertama ditempati Bina Nusantara University (BINUS) dengan skor 63,4.
Tanzil menjelaskan bahwa pemeringkatan AppliedEdu memiliki sejumlah indikator penilaian.
“Untuk yang AppliedEdu ini fokus ke kepuasan mahasiswa, survei kepuasan mahasiswa, sama survei dari kepuasan dosen dan survei dari employee atau perusahaan yang mempekerjakan dari alumni Umsida,” ujar dosen Prodi Hukum itu.
Selain kepuasan sivitas akademika dan pengguna lulusan, penilaian juga mencakup community engagement, publikasi yang terindeks Google Scholar dan Scopus, serta perbandingan mahasiswa dan dosen.
Terdapat pula aspek perbandingan mahasiswa internasional dengan mahasiswa lokal.
Community engagement turut dilihat melalui pemberitaan yang menyebut Umsida maupun laman Umsida di Google News, serta aktivitas yang muncul di media sosial.
Perkuat Kinerja Internal dan Publikasi

Menurut Tanzil, capaian tersebut akan menjadi dasar bagi Umsida untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kinerja pada pemeringkatan berikutnya.
“Pastinya tetap untuk mempertahankan kinerja secara internal terkait dengan pelayanan kepada mahasiswa maupun pelayanan kepada dosen dan ekosistem akademik yang memadai di Umsida karena itu poin yang paling besar dari AppliedHE ini,” katanya.
Di sisi lain, imbuh Tanzil, Umsida juga akan mempertahankan diseminasi informasi melalui pemberitaan, publikasi akademik yang terindeks Google Scholar dan Scopus, serta meningkatkan faculty-student ratio dan international-student ratio.
Persiapan Pemeringkatan AppliedEdu Berkelanjutan
Tanzil menerangkan bahwa proses pemeringkatan tidak dilakukan hanya ketika hasil ranking akan diumumkan.
“Prosesnya ada borang yang perlu diisi, ada survei yang dilakukan dan ini berlangsung setiap akhir sampai awal tahun,” terangnya.
Lihat juga: Raih Hibah Sertifikasi Kompetensi, LSP Umsida Dampingi Mahasiswa Vokasi
Ia menambahkan bahwa metodologi pemeringkatan AppliedEdu dapat mengalami perubahan setiap tahun.
“Jadi Umsida perlu terus menyesuaikan pengelolaan data dan kinerja dengan metodologi terbaru yang digunakan,” tandasnya.(Dhona)
























