Umsida.ac.id – Sejumlah siswa kelas 1 SD Muhammadiyah 11 Randegan yang masih kesulitan membaca kini memiliki media belajar baru bernama Smartsea, hasil karya Mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 2 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida).
Media yang berbentuk box ini dibuat untuk membantu siswa belajar membaca permulaan dengan cara yang menyenangkan. Para mahasiswa mengenalkan inovasi ini pada Kamis, (22/10).
Lihat juga: Buat Media Papan Interaktif Metamorfosis, PLP 2 Umsida Dukung Pembelajaran Siswa Pembuatan Smartsea dilatarbelakangi oleh temuan di lapangan, yaitu masih adanya sebagian siswa kelas 1 yang belum lancar membaca.
Berasal dari kondisi tersebut, seluruh Mahasiswa PLP 2 di SD Muhammadiyah 11 Randegan berinisiatif merancang dan membuat media pembelajaran yang dapat mendampingi siswa belajar mengenal huruf hingga merangkai kata.
Empat Komponen dalam Satu Box

Smartsea dirancang berbentuk box lipat empat sisi yang ringkas, sehingga mudah dipindahkan dan digunakan di berbagai sudut kelas.
“Di dalamnya terdapat empat komponen utama yang disusun secara bertahap, mulai dari pengenalan huruf hingga latihan menulis,” ujar ketua PLP, Amanda Vidyastuti.
Komponen pertama adalah “Kelas Baca A-I-U-E-O”, papan pengenalan huruf vokal sebagai dasar sebelum siswa mengenal suku kata.
Komponen kedua berupa pohon abjad, berisi huruf A sampai Z yang disusun seperti buah pada pohon, membantu siswa menghafal urutan dan bentuk huruf secara visual.
Komponen ketiga adalah papan “Menjodohkan”, tempat siswa mencocokkan gambar benda dengan kata yang sesuai untuk melatih kemampuan membaca kata sederhana.
Komponen keempat berupa papan tulis kecil bergambar yang dapat dihapus dan ditulis ulang, digunakan siswa untuk berlatih menulis huruf dan kata secara langsung.
Dengan adanya Smartsea, Vidya dantim PLP berharap siswa kelas 1 SD Muhammadiyah 11 Randegan dapat terbantu dalam mengenal huruf dan belajar membaca permulaan dengan cara yang lebih menyenangkan.
“Saya harap pihak sekolah juga dapat terus memanfaatkan inovasi ini sebagai salah satu sarana belajar membaca di sudut kelas,” jelasnya.
Solusi Belajar yang Menyenangkan

Dalam penerapannya, siswa tidak hanya diberikan media tersebut, tetapi juga didampingi oleh mahasiswa PLP 2 selama proses belajar membaca berlangsung, mulai dari pengenalan huruf hingga latihan merangkai kata.
Siswa terlihat antusias selama menggunakan Smartsea.
Mereka tampak senang dan merasa seperti belajar sambil bermain, sehingga kegiatan membaca tidak terasa membebani.
“Aku jadi bisa membaca, belajarnya juga menyenangkan,” terang Muhammad Zafran Al-Fatih, salah satu siswa.
Adanya Smartsea juga mendapat respons positif dari wali kelas 1.
Lihat juga: Peringati Hari Batik, PLP 2 Umsida Ajak Siswa Membatik Carbon Copy
Ustadzah Niken, menyampaikan bahwa siswa menjadi lebih cepat mengenal huruf dan kata, serta lebih percaya diri saat membaca, sehingga minat baca mereka meningkat.
“Terlihat sekali keterlibatan siswa dalam belajar meningkat sejak menggunakan Smartsea. Mereka menjadi lebih antusias, aktif, dan tidak mudah bosan selama proses belajar membaca,” terangnya.(Novaria)
























