Pasar Desa Samiler

Buka Pasar Desa Samiler, PPK Ormawa Himagro Sajikan Nuansa Tradisional

Umsida.ac.id –  Tim PPK Ormawa Himagro Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) sukses membuka Pasar Desa Samiler sebagai salah satu program kerja utama dalam rangkaian kegiatan PPK Ormawa tahun 2026. 

Kegiatan dilaksanakan pada Ahad, (20/9/2026) pagi bertempat di Punden Betro, Desa Wonosunyo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.

Lihat juga: 17 Pelaku UMKM Wonosunyo Dapat Legalitas Usaha Didampingi PPK Ormawa Umsida

Proker Utama PPK Ormawa Himagro

Pasar Desa Samiler merupakan salah satu hasil pendampingan dan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh Tim PPK Ormawa Himagro dengan mengusung semangat pemberdayaan dan penguatan ekonomi masyarakat.

Kegiatan ini digelar sebagai wadah untuk memperluas pemasaran produk UMKM sekaligus menciptakan ruang interaksi antara masyarakat, pelaku usaha, mahasiswa, dan berbagai elemen yang terlibat dalam pengembangan potensi Desa Wonosunyo.

Saat pembukaan, tidak hanya masyarakat Desa Wonosunyo saja yang hadir, tetapi juga dukungan dosen dan mahasiswa FST Umsida.

Berbagai UMKM turut membuka lapak dan menjajakan produk mereka.

Ketua Tim PPK Ormawa Himagro 2026, Zahara Wastabiqul Khoirot, menyampaikan bahwa pembukaan Pasar Desa Samiler merupakan salah satu bentuk implementasi program yang telah dirancang bersama masyarakat.

“Pasar ini  adalah langkah kami untuk menghadirkan ruang pemasaran bagi produk masyarakat sekaligus menghidupkan potensi ekonomi yang ada di Desa Wonosunyo. Kami berharap pasar ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Zahara.

Pasar Desa Samiler Usung Konsep Tradisional

Pasar Desa Samiler

Sementara itu, M Ervin Saputra selaku PIC Pasar Desa menjelaskan bahwa konsep yang diterapkan dalam Pasar Desa Samiler memiliki keunikan tersendiri. 

“Konsep penggunaan koin ini kami terapkan agar sistem transaksi di Pasar Desa Samiler memiliki ciri khas tersendiri,” ujar Ervin.

Sebelum belanja, pengunjung menukarkan uang dengan kepingan koin.

Lihat Juga :  Umsida dan Ummat Gelar FGD Literasi Keuangan, Bahas Kelanjutan MoU 2023

Satu keping koin setara dengan dua ribu rupiah. Setelah itulah koin tersebut digunakan untuk membeli produk dari para pelaku UMKM.

Tidak hanya menghadirkan aktivitas jual beli, adanya Pasar Desa Samiler juga dikemas dengan berbagai kegiatan hiburan dan edukatif. 

Pengunjung dapat mengikuti dan menyaksikan lomba mewarnai, pentas seni tari, serta pertunjukan live musik dari kesenian patrol. 

Rangkaian kegiatan tersebut turut menciptakan suasana yang meriah sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat untuk menampilkan potensi seni dan kreativitas.

Langkah Kolaboratif Mahasiswa Berdampak

Pasar Desa Samiler

Dosen Pendamping PPK Ormawa Himagro, Indah Apriliana Sari Wulandari ST MT, juga menyampaikan bahwa keberhasilan kegiatan tidak terlepas dari kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, pelaku UMKM, dan berbagai pihak yang mendukung pelaksanaan program.

“Mahasiswa belajar mengimplementasikan program secara langsung, dan masyarakat mendapatkan ruang untuk mengembangkan potensi dan produk yang dimiliki. Semoga gerakan ini dapat terus memberikan dampak positif dan dapat dikembangkan secara berkelanjutan,” ungkap Indah.

Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya pengunjung yang datang dan berpartisipasi sejak kegiatan dimulai. 

Kehadiran pelaku UMKM seperti Mak Kesi, Ibu Malul, dan Ibu Nadhifa turut memberikan variasi produk yang dapat dinikmati oleh pengunjung. 

Warsiono selaku Ketua RW 02, turut menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. 

Lihat juga: Game Based Learning, Cara PPK Ormawa Umsida Edukasi Pemilahan Sampah

Menurutnya, keberadaan Pasar Desa Samiler dapat menjadi sarana yang mempertemukan masyarakat dengan berbagai produk lokal sekaligus memberikan aktivitas positif bagi warga.

“Kami sangat mengapresiasi adanya Pasar Desa Samiler ini. Kegiatan seperti ini dapat menjadi tempat masyarakat untuk berkumpul, berjualan, dan memperkenalkan produk yang mereka miliki. Semoga kegiatan ini dapat terus berjalan dan semakin berkembang,” tutur Warsiono.(Firda)