tauhid di pendidikan tinggi

Tauhid Jadi Pilar Utama dalam Membangun Pendidikan Islam yang Berkelanjutan di Umsida

Umsida.ac.id – “Islam adalah agama yang universal dan berlaku untuk seluruh umat manusia,” ujar Prof Achmad Jainuri MA PhD dalam kajian Ramadan Umsida 1447 H yang menyampaikan kajian soal Risalah Islam Berkemajuan Dan Implementasi Dalam Peningkatan Mutu PTMA.

Dalam kesempatan tersebut, ia membahas lima karakteristik penting dalam Islam berkemajuan, termasuk Tauhid dan Rahmatan lil Alamin, serta bagaimana nilai-nilai ini diterapkan untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi Muhammadiyah.

Lihat juga: Perguruan Tinggi Harus Lincah di Era AI, Umsida Tegaskan Strategi Mutu dan Reputasi Global

Tauhid sebagai Fondasi Kehidupan

tauhid di pendidikan tinggi

Ia menjelaskan bahwa Tauhid adalah dasar dari ajaran Islam yang harus dipahami dengan baik oleh umat Islam. 

“Tauhid adalah keyakinan mutlak terhadap Allah yang Maha Esa, yang kita sembah dan tempat bergantung,” ujarnya dalam ceramah yang membahas konsep Islam berkemajuan. 

Menurutnya, ajaran Tauhid mencakup dua hal penting, yakni Tauhid uluhiyah (keyakinan bahwa hanya Allah yang berhak disembah) dan Tauhid rububiyah (keyakinan bahwa Allah adalah pencipta dan pemelihara alam semesta). 

“Tauhid adalah dasar yang menghubungkan kita dengan Tuhan, dan dengan pemahaman ini kita harus mengelola alam semesta dengan penuh tanggung jawab,” tambahnya.

Prof Jainuri juga menjelaskan bahwa iman dan akidah adalah bagian dari ajaran Islam yang seringkali disamakan dengan Tauhid. 

Padahal, ketiganya memiliki perbedaan yang mendalam. 

“Tauhid adalah keyakinan kita akan adanya Tuhan yang Maha Esa, sedangkan iman meliputi enam pokok ajaran yang harus diyakini oleh umat Islam, termasuk keyakinan terhadap malaikat, kitab Allah, rasul-Nya, hari akhir, dan takdir,” jelasnya. 

Wakil Ketua BPH Umsida itu menegaskan bahwa pemahaman yang benar tentang tauhid, iman, dan akidah akan membentuk landasan yang kokoh dalam hidup seorang Muslim.

Rahmatan Lil Alamin: Islam yang Universal dan Humanis

Pada kesempatan tersebut, Prof Jainuri juga menggarisbawahi pentingnya konsep Rahmatan lil Alamin dalam ajaran Islam. 

“Islam adalah agama yang membawa rahmat bagi seluruh alam semesta,” ungkap Wakil Ketua Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah itu. 

Menurutnya, Islam tidak hanya mengatur urusan ibadah pribadi, tetapi juga memberikan panduan untuk kehidupan sosial, politik, ekonomi, dan budaya. 

“Rahmatan lil Alamin mengajarkan kita bahwa Islam adalah ajaran yang bersifat universal dan berlaku untuk seluruh umat manusia, tidak terbatas hanya pada umat Islam,” tambahnya.

Lihat Juga :  Dr Hidayatulloh Ajak Dosen Umsida Memahami Tauhid Sebagai Dasar Kehidupan Islami

Prof Jainuri juga menekankan bahwa dalam perspektif Islam berkemajuan, Rahmatan lil Alamin harus tercermin dalam setiap tindakan dan kebijakan yang diambil oleh umat Islam, termasuk dalam kehidupan sosial dan profesional. 

“Islam mengajarkan cinta damai, kasih sayang, dan perhatian terhadap sesama, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam interaksi sosial,” ujarnya.

Dalam konteks ini, Prof Jainuri mengingatkan bahwa pemahaman yang sempit terhadap Islam, yang hanya menganggap agama ini sebagai pedoman untuk urusan ritual semata, harus dihindari. 

“Islam mengatur segala aspek kehidupan manusia, baik urusan duniawi maupun ukhrawi,” tegasnya.

Pembaruan dalam Pendidikan Islam untuk Meningkatkan Mutu PTMA

tauhid di pendidikan tinggi

Rektor kedua Umsida itu juga membahas pentingnya pembaruan (tajdid) dalam pendidikan Islam untuk menyesuaikan ajaran Islam dengan perkembangan zaman. 

“Pembaruan dalam pendidikan Islam harus berlandaskan pada prinsip dasar agama, namun tetap mengakomodasi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,” jelasnya. 

Ia berpendapat bahwa pendidikan Islam harus mampu mengintegrasikan nilai-nilai universal Islam dengan tantangan zaman yang terus berkembang.

Dalam hal ini, Umsida sebagai bagian dari Muhammadiyah terus berupaya untuk mengimplementasikan nilai-nilai Rahmatan lil Alamin dan pembaruan pendidikan Islam dalam setiap program akademiknya. 

“Pendidikan di Umsida tidak hanya fokus pada pemahaman agama, tetapi juga pada pengembangan keterampilan yang relevan dengan tuntutan dunia modern dan global,” kata Prof Jainuri. 

Prof Jainuri juga menekankan pentingnya moderasi dalam Islam, yang merupakan salah satu prinsip penting dalam pendidikan Islam yang berkemajuan. 

“Moderasi mengajarkan kita untuk bersikap seimbang dalam menghadapi berbagai masalah, baik itu sosial, politik, maupun agama,” ujarnya. 

Ia menjelaskan bahwa moderasi dalam Islam akan menghindarkan umat Islam dari ekstremisme dan radikalisasi yang dapat merusak tatanan sosial.

Dengan demikian, menurutnya, pendidikan Islam yang berkemajuan di Umsida bertujuan untuk menciptakan generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan siap berkontribusi dalam masyarakat global yang semakin dinamis. 

Lihat juga: Lonjakan Program Studi di Umsida Dongkrak Reputasi Kampus

Prof Jainuri menutup kajiannya dengan menyatakan bahwa pembaruan dalam pendidikan Islam sangat penting untuk menciptakan dunia yang lebih adil, damai, dan berkeadaban.(Romadhona)

Berita Terkini

hari kesehatan mental 1
Hari Kesehatan Mental, Satgas PPKPT dan Psikologi Umsida Buka Ruang Aman
October 12, 2026By
bramasgana terjun ke gempa ntt
Laporan Terkini Bramasgana Umsida dari Lokasi Gempa NTT
October 12, 2026By
pkmu 2026
PKMU 2026-2027 Dimulai, Usung Konsep Baru
October 11, 2026By
Haflu Takharruj Ma’had Umar bin Al-Khattab
Pesan Rektor untuk 38 Lulusan Ma’had Umar bin Al-Khattab Umsida
October 8, 2026By
Haflu Takharruj Ma’had Umar bin Al-Khattab (5)
Haflu Takharruj ke-38, Ma’had Umar bin Al-Khattab Umsida Luluskan 38 Mahasiswa
October 8, 2026By
Persiapan PKMU 2026
Persiapan PKMU 2026, Bagaimana dengan Mahasiswa Non Muslim?
October 7, 2026By
panen budidaya melon
Panen Hasil Budidaya Melon Perdana, Umsida Kembangkan Ilmu Pertanian
October 7, 2026By
Bramasgana umsida bantu NTT (2)
Bramasgana Umsida Berangkat ke NTT, Fokus Pulihkan 2 Hal
September 30, 2026By

Riset & Inovasi

PLP 2 kenalkan lingkungan 1
PLP 2 Umsida Tumbuhkan Sikap Peduli Lingkungan pada Siswa Lewat Green School
October 13, 2026By
market day plp 2 (3)
Market Day SD Khazanah Ilmu, PLP 2 Umsida Dukung Semangat Kewirausahaan Siswa
October 13, 2026By
PPG Umsida ajari anak cinta alam
Cara Seru PPG Umsida Kenalkan Rasa Cinta Alam pada Anak
October 9, 2026By
plp umsida dampingi mabit (2)
Dampingi Mabit, PLP 2 Umsida Belajar Dampingi Pembelajaran Luar Kelas
October 9, 2026By
media pembelajaran digital (2)
Mengabdi di SDN Kepulungan, Ini Deretan Media Pembelajaran Digital PLP II Umsida
October 6, 2026By

Prestasi

Pojok Statistik Umsida Ranking 1 Nasional (2)
Pojok Statistik Umsida Raih Ranking 1 Nasional Tahun 2026
October 5, 2026By
tim jenggolo ikuti kmhe 2026
Tim Jenggolo Umsida Siap Bawa Arshaka V2 ke KMHE 2026
October 2, 2026By
world university rankings (2)
Masuk THE World University Rankings 2027, Umsida Perkuat Rekognisi Internasional
October 1, 2026By
penghargaan Pojok Statistik Umsida
Pojok Statistik Umsida Kembali Jadi Terbaik 1 Nasional BPS RI
September 30, 2026By
beras analog rumput laut 2
DIARICE, Inovasi Rumput Laut Jadi Beras Analog Karya Umsida Lolos KMI Expo 2026
September 10, 2026By

Opini

bijak menggunakan teknologi AI (Pexels)
Teknologi Tak Bisa Dibendung, Ini Cara Bijak Penggunaan AI
October 2, 2026By
kebutuhan air data center AI (Pexels)
Benarkah AI Menguras Jatah Air Bersih? Ini Kata Pakar Umsida
October 1, 2026By
karhutla (Dok Antara Foto)
Mengapa Karhutla Terus Berulang? Bagaimana Mencegahnya?
September 23, 2026By
politik uang dalam Muhammadiyah 5
Politik Uang dalam Muhammadiyah
September 22, 2026By
satanic dan seni
Gunakan Simbol Satanic Saat Perayaan Seni, Ini Tanggapan Pakar Umsida
September 15, 2026By