perangkat ajar interaktif

KKN T 13 Umsida Buat Perangkat Ajar Interaktif untuk Anak Desa Mojoruntut

Umsida.ac.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Terpadu (KKN-T) Kelompok 13 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) merancang dan membuat perangkat ajar interaktif untuk mendukung kegiatan belajar anak usia dini di Desa Mojoruntut, Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo pada Sabtu, (18/7/2026).

Perangkat ajar tersebut berbentuk Alat Permainan Edukatif (APE) berupa papan aktivitas atau busy board. 

Lihat juga: Cegah Bullying, KKN T 9 Umsida Edukasi Siswa MTs Plus Burhanul Hidayah Krembung

Di dalamnya terdapat berbagai permainan mencocokkan, menempel, mengelompokkan, serta mengenalkan konsep dasar pembelajaran kepada anak-anak.

Program ini disusun sebagai bagian dari upaya mahasiswa dalam mendukung budaya literasi sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran anak usia dini di Desa Mojoruntut.

Perangkat Ajar Dibuat Menarik dan Interaktif

perangkat ajar interaktif

Proses pembuatan perangkat ajar dilakukan secara gotong royong oleh seluruh anggota KKN T Kelompok 13 Umsida. 

Setiap mahasiswa terlibat, mulai dari merancang desain, menyusun materi, memilih ilustrasi, hingga melakukan proses laminasi agar perangkat lebih tahan lama.

Tim menggunakan warna-warna cerah, gambar yang ramah anak, serta teks yang sederhana agar mudah dipahami. 

Perangkat tersebut tidak hanya dibuat sebagai bahan pajangan, tetapi dirancang supaya anak dapat terlibat langsung dalam setiap aktivitas pembelajaran.

Ketua KKN T 13, Aisyah, mengatakan bahwa perangkat ajar tersebut berawal dari kesadaran mengenai pentingnya literasi sebagai salah satu fondasi tumbuh kembang anak.

“Kami ingin perangkat ajar yang dibuat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh anak-anak. Bukan hanya dipajang, tetapi mampu mengajak mereka berinteraksi, bertanya, dan akhirnya mencintai buku serta kegiatan belajar,” ujarnya.

Lihat Juga :  Beri Sentuhan Baru, KKN-T 16 Umsida Hidupkan TK ABA 2 Krian

Materi yang digunakan telah disesuaikan dengan kemampuan dan tingkat pemahaman anak usia dini. 

Dengan demikian, perangkat tersebut dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran bersama anak-anak di desa.

Latih Berbagai Kemampuan Anak

perangkat ajar interaktif 3

Perangkat ajar yang dikembangkan memiliki beberapa jenis aktivitas. 

Salah satunya ialah permainan mencocokkan jumlah gambar dengan angka yang sesuai.

“Anak-anak juga dapat belajar berhitung melalui aktivitas menanam wortel berdasarkan angka dan menampilkan sejumlah buah pada pohon. Namun, perangkat ini tidak hanya berfungsi sebagai alat hitung sederhana,” jelas Aisyah.

Beberapa permainan dibuat untuk memperkenalkan bagian tubuh. 

Anak diminta memasang mata, hidung, mulut, dan telinga pada posisi yang tepat. 

Ada pula roda profesi yang membantu mereka mengenal berbagai pekerjaan beserta alat yang digunakan.

Untuk mengenalkan lingkungan, anak-anak diajak mengelompokkan hewan berdasarkan habitat darat dan laut. 

Sementara itu, permainan kelinci berwarna digunakan untuk melatih kemampuan mencocokkan warna.

Perangkat tersebut juga memuat aktivitas mengenali ekspresi, seperti senang, sedih, marah, dan terkejut. 

Melalui permainan itu, anak diharapkan lebih mudah memahami emosi yang dirasakan oleh diri sendiri maupun orang lain.

Lihat juga: KKN T 25 Umsida Kenalkan Ecoprint kepada Siswa Sekolah Dasar

Beragam aktivitas tersebut dapat melatih kemampuan kognitif, bahasa, motorik halus, serta sosial-emosional anak. 

Gerakan menempel, menjepit, dan memasang puzzle juga membantu melatih koordinasi tangan serta ketelitian mereka.(Julian)