plang penujuk jalan

Pasang Puluhan Plang Penunjuk Jalan, KKN Umsida Permudah Akses Warga Nganjuk

Umsida.ac.id — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pencerahan (KKN-P) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menghadirkan program pemasangan penunjuk jalan di Desa Candirejo dan Desa Jatigreges, Kabupaten Nganjuk.

Mereka melihat akses menuju suatu wilayah menjadi salah satu hal penting dalam mendukung aktivitas masyarakat, terutama ketika informasi lokasi belum tersedia secara jelas.

Lihat juga: KKN P 62 Umsida Pasang 28 Reflektor Jalan di Titik Rawan Desa Tarokan

Beberapa Titik Jalan Belum Jelas

plang penujuk jalan

KKN P 59 Umsida memasang sebanyak delapan plakat nama jalan di Desa Candirejo, Kabupaten Nganjuk pada Jumat, (21/8/2026). 

Program tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam menyediakan sarana navigasi bagi masyarakat.

“Pemasangan plakat ini kami buat karena sebelumnya sejumlah titik di Desa Candirejo belum memiliki penanda jalan,” ujar Rafly Maulana Isyak, Ketua KKN.

Kondisi tersebut, tambahnya, membuat masyarakat maupun pendatang mengalami kesulitan ketika mencari lokasi atau memberikan petunjuk menuju suatu tempat.

Sebelum pembuatan plakat, mahasiswa melakukan observasi dan koordinasi dengan pihak desa untuk memastikan ketepatan nama jalan serta lokasi pemasangan.

“Delapan plang itu kami pasang di penunjuk arah menuju Candi Lor, Gang Empu Sendok 2, Jalan Brawijaya, Jalan Empu Sendok 1, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Erlangga, Jalan Puri Gajah Kencana, dan Jalan Kertajaya,” jelas Rafly.

Rafli berharap keberadaan fasilitas tersebut dapat membantu masyarakat dalam menemukan lokasi tujuan.

Bayan Desa Candirejo, Sawiji, menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa KKN Umsida yang telah memberikan fasilitas papan nama jalan.

“Semoga program baik lainnya nanti bisa ditiru oleh mahasiswa lain yang akan KKN di Desa Candirejo,” ujarnya.

Lihat Juga :  UMKM Desa Balungtawun Naik Kelas melalui Program UMBIKA KKN P 72 Umsida
Penunjuk Jalan Jatigreges Atasi Kendala Akses Wilayah

plang penujuk jalan

Kebutuhan akan informasi arah yang lebih jelas juga menjadi perhatian mahasiswa KKN P 56 Umsida di Dusun Kulaksecang, Desa Jatigreges, Kabupaten Nganjuk.

Mahasiswa memasang plakat penunjuk jalan untuk membantu masyarakat menemukan akses menuju Dusun Kulaksecang dan kawasan Aditoya. 

Program tersebut dilakukan karena terdapat kendala informasi arah, terutama akibat ketidaksesuaian antara petunjuk pada Google Maps dengan kondisi jalan sebenarnya.

Kondisi tersebut membuat pengguna jalan dari luar wilayah berpotensi salah mengambil arah. 

Beberapa jalur yang ditampilkan pada aplikasi peta digital terkadang mengarahkan pengguna menuju jalan yang tidak sesuai dengan akses sebenarnya.

Kepala Dusun Kulaksecang, Arjo, mengapresiasi program yang dilakukan mahasiswa KKN P 56 Umsida. 

“Adanya papan penunjuk jalan ini sangat membantu masyarakat, terutama dari luar desa, karena petunjuk di Google Maps terkadang mengarahkan ke jalan di sebelah sana, padahal jalur yang seharusnya melalui sini,” ujar Arjo.

Ia juga menjelaskan bahwa sebelumnya terdapat pengguna jalan yang diarahkan menuju jalur persawahan ketika hendak menuju kawasan Aditoya. 

Dengan adanya papan penunjuk, masyarakat dapat memperoleh informasi arah yang lebih sesuai dengan kondisi lapangan.

Lihat juga: Program LARIS KKN T Umsida, Buka Peluang Usaha bagi Ibu Aisyiyah

“Tadi di Aditoya, arah jalannya justru menuju ke sawah. Karena itu, kegiatan KKN ini sangat membantu dengan membuat papan penunjuk jalan, termasuk menunjukkan arah mulai dari pintu masuk Aditoyo ke sini dan pintu masuk menuju Dusun Kulaksecang,” lanjutnya.

Ia berharap bantuan tersebut dapat menjadi manfaat berkelanjutan bagi warga.(Ezra/Shintia)