pendidikan di Pohjejer dan Bleberan

Anak Desa Pohjejer dan Bleberan dapatkan Pendidikan Kreatif dari KKN P Umsida

Umsida.ac.id – Para siswa di Desa Pohjejer dan Bleberan, Mojokerto, mendapat pendidikan dengan cara yang lebih dekat dengan keseharian bersama dua tim KKN P Umsida, mulai dari memilih jajanan sehat, memilah sampah, menanam, hingga membuat kolase.

Dua kelompok KKN P Umsida melaksanakan program pendidikan bagi anak-anak di Kabupaten Mojokerto dengan pendekatan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Lihat juga: KKN P 9 Umsida Perkenalkan Value Clarification Technique di SDN Tambak Sari

KKN P 49 menjalankan rangkaian kegiatan pendidikan di Desa Pohjejer, Kecamatan Gondang, mulai 27 Juli hingga 5 Agustus 2026. 

Lalu KKN P 52 mengajak siswa TK B Dharma Wanita Bleberan membuat kolase dari limbah plastik bekas makanan ringan pada Selasa, (4/8/2026).

Kedua program tersebut tidak hanya mengandalkan penyampaian materi di dalam kelas. 

Para siswa diajak belajar dengan praktik, permainan, kreativitas, serta kegiatan yang berkaitan dengan kesehatan dan lingkungan.

Pendidikan Disesuaikan dengan Tahap Perkembangan Anak

pendidikan di Pohjejer dan Bleberan

Di Desa Pohjejer, program KKN P 49 menyasar berbagai jenjang, mulai PAUD, TK, SD, MI, MTs, hingga pendidikan nonformal di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ).

Setiap kegiatan dibuat berbeda sesuai usia peserta. 

Tim KKN membantu kegiatan pembelajaran di PAUD, sedangkan siswa TK diajak mengenali emosi sekaligus mengembangkan imajinasi melalui kegiatan menggambar.

Untuk siswa kelas I hingga III SD dan MI, mahasiswa memberikan edukasi mengenai jajanan yang kurang sehat. 

Para siswa dikenalkan pada ciri-ciri makanan yang perlu dihindari agar lebih berhati-hati ketika membeli jajanan.

Lihat Juga :  Tingkatkan Kemampuan Bahasa Inggris, KKN P 21 Umsida Buat Program Fun English Learning

Koordinator bidang pendidikan KKN P 49, Febby, mengatakan pendekatan tersebut sengaja dibuat bertahap.

“Penyusunan sasaran secara berkelanjutan dari jenjang terendah hingga pendidikan keagamaan dilakukan karena pembentukan kebiasaan positif memerlukan proses yang bertahap dan berkesinambungan,” jelasnya.

Kenalkan Bank Sampah dan Penghijauan

pendidikan di Pohjejer dan Bleberan

Pada siswa IV hingga MTs, mahasiswa mulai mengenalkan kepedulian terhadap lingkungan melalui bank sampah plastik.

Tim ini juga menjadwalkan pemantauan bank sampah hingga 26 Agustus 2026 untuk melihat perkembangan pengumpulan sampah sekaligus menjaga konsistensi siswa.

Kegiatan lainnya berupa penanaman bibit cabai dan pepaya bagi siswa kelas V dan VI SD. 

Salah satu peserta, Neli, mengaku menikmati proses belajar karena dapat mempraktekkannya secara langsung.

Pengalaman tersebut membuat Neli tertarik mencoba menanam cabai atau pepaya sendiri di rumah.

Pendekatan belajar melalui praktik juga dilakukan KKN P Kelompok 52 bersama siswa TK B Dharma Wanita Bleberan.

Mahasiswa mengadakan kegiatan membuat kolase dengan memanfaatkan potongan limbah plastik bekas kemasan snack. 

Setiap anak memperoleh pola gambar yang kemudian dihias dengan potongan plastik sesuai kreativitas masing-masing.

Lihat juga: 3 Program KKN Umsida Ajarkan Kecakapan Hidup kepada Siswa

Fitri, mahasiswa KKN P 52, melihat aktivitas sederhana tersebut mampu menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan.

“Kolase tidak hanya menjadi aktivitas yang menyenangkan, tetapi juga membantu melatih kreativitas dan konsentrasi anak,” ungkapnya.(KKN P 49 dan 52)

Berita Terkini

Bramasgana umsida bantu NTT (2)
Bramasgana Umsida Berangkat ke NTT, Fokus Pulihkan 2 Hal
September 30, 2026By
duta pencerah 2026 2
Tutup Fortama, Umsida Kukuhkan Duta Pencerah 2026 Hingga Ajak Lawan LGBT
September 28, 2026By
maba 2026 (2)
UKM Umsida Ajak Maba 2026 Temukan Ruang Mengembangkan Diri
September 28, 2026By
mastama 2026
Mastama Umsida 2026 Kenalkan Ortom Kampus Lewat Konsep Baru
September 27, 2026By
wali mahasiswa baru umsida (2)
Mengapa Wali Mahasiswa Mempercayakan Putra-Putrinya ke Umsida?
September 26, 2026By
sinergi pendidikan dengan wali maba
Percayakan Pendidikan di Umsida, Fortawa 2026 Perkuat Sinergi Wali Maba
September 26, 2026By
fasilitator pkmu 2026
Menuju PKMU 2026, Fasilitator Umsida Didorong Hadir dengan Keteladanan
September 25, 2026By
Akidah dan Akhlak
Jelang PKMU 2026, Umsida Matangkan Kesiapan Pendampingan Akidah dan Akhlak
September 23, 2026By

Riset & Inovasi

PLP SDN Sidokumpul
Siswa SDN Sidokumpul Peringati Kesaktian Pancasila Bersama Tim PLP 2 Umsida
October 5, 2026By
kunjungan perpustakaan daerah 2
Kunjungi Perpustakaan Daerah, PLP 2 Umsida Tumbuhkan Minat Baca Siswa
September 24, 2026By
Pasar Desa Samiler
Buka Pasar Desa Samiler, PPK Ormawa Himagro Sajikan Nuansa Tradisional
September 22, 2026By
ekspor gula kelapa
Siapkan Produk Gula Kelapa Siap Ekspor, Umsida Dampingi PT Delima Nira Natural
September 21, 2026By
beras rumput laut
Keunggulan Diarice, Beras Analog dari Rumput Laut yang Kaya Nutrisi
September 16, 2026By

Prestasi

Pojok Statistik Umsida Ranking 1 Nasional (2)
Pojok Statistik Umsida Raih Ranking 1 Nasional Tahun 2026
October 5, 2026By
tim jenggolo ikuti kmhe 2026
Tim Jenggolo Umsida Siap Bawa Arshaka V2 ke KMHE 2026
October 2, 2026By
world university rankings (2)
Masuk THE World University Rankings 2027, Umsida Perkuat Rekognisi Internasional
October 1, 2026By
penghargaan Pojok Statistik Umsida
Pojok Statistik Umsida Kembali Jadi Terbaik 1 Nasional BPS RI
September 30, 2026By
beras analog rumput laut 2
DIARICE, Inovasi Rumput Laut Jadi Beras Analog Karya Umsida Lolos KMI Expo 2026
September 10, 2026By

Opini

bijak menggunakan teknologi AI (Pexels)
Teknologi Tak Bisa Dibendung, Ini Cara Bijak Penggunaan AI
October 2, 2026By
kebutuhan air data center AI (Pexels)
Benarkah AI Menguras Jatah Air Bersih? Ini Kata Pakar Umsida
October 1, 2026By
karhutla (Dok Antara Foto)
Mengapa Karhutla Terus Berulang? Bagaimana Mencegahnya?
September 23, 2026By
politik uang dalam Muhammadiyah 5
Politik Uang dalam Muhammadiyah
September 22, 2026By
satanic dan seni
Gunakan Simbol Satanic Saat Perayaan Seni, Ini Tanggapan Pakar Umsida
September 15, 2026By