pelatihan kepemimpinan 6

Dari Communication hingga Hospitality, Pelatihan Umsida Perkuat Kompetensi Pimpinan

Umsida.ac.id – Memasuki fase National Competitiveness, daya saing Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) terus ditingkatkan.

Penguatan tersebut menjadi fokus Pelatihan Kepemimpinan: Executive Communication, Strategic Negotiation & Executive Hospitality yang digelar di Aula KH Mas Mansyur Umsida pada Kamis, (20/8/2026).

Lihat juga: Gelar Pelatihan Peningkatan Kinerja, Umsida Bangun Produktivitas melalui Tiny Habits

Di sini para pimpinan yang terdiri dari Direktur, Dekan, dan Wakil Dekan dilatih tentang cara berkomunikasi, membangun negosiasi, hingga memberikan layanan kepada mahasiswa, orang tua, dan mitra juga menjadi kemampuan yang perlu terus diperbarui oleh para pimpinan.

Pelatihan ini menghadirkan Ni Ketut Sri Sumahardani, pembicara publik profesional, trainer, konsultan, penulis, sekaligus motivator. 

Peserta mendapat tiga materi yakni Executive Mindset in Communication, Executive Negotiation Strategy, dan Executive Hospitality.

Bekal Memasuki Persaingan Baru

pelatihan kepemimpinan 6

Wakil Rektor II Umsida, Prof Hana Catur Wahyuni MT IPM mengatakan tema pelatihan kali ini berbeda dengan sejumlah kegiatan pengembangan sebelumnya. 

Materi dipilih untuk menjawab kebutuhan Umsida yang akan memasuki milestone ketiga yakni National Competitiveness yang dimulai pada 1 September 2026.

Menurutnya, lingkungan perguruan tinggi terus berubah. 

“Orang-orang di sekitar kita juga sudah mulai berubah meskipun orangnya sama. Tetapi ada perilaku dan budaya yang berbeda, yang semuanya harus bisa kita akomodasi dan layani bersama,” ungkapnya.

Di sisi akademik, Umsida telah memiliki dosen dengan berbagai kompetensi. 

Namun kemampuan menghadapi dan melayani masyarakat tetap perlu mendapat perhatian.

Mahasiswa, wali mahasiswa, maupun mitra membutuhkan informasi yang jelas meskipun dalam praktiknya setiap orang dapat menghadapi kondisi lelah atau tekanan pekerjaan.

“Kita perlu melakukan upgrade diri masing-masing sebagai pimpinan dan pengambil keputusan di Umsida menjadi lebih kuat,” pesan Prof Hana.

Ubah Cara Pandang terhadap Layanan

Sri Sumahardani membawa peserta melihat layanan lebih luas daripada sekadar menyambut seseorang dengan ramah.

Ia mengenalkan empat pilar yang mempengaruhi kualitas layanan, yakni people, process, product, dan premises.

Aspek people berkaitan dengan integritas, komunikasi, profesionalisme, pengetahuan, keterampilan, serta perilaku orang yang memberikan layanan. 

Sementara process menyangkut kemudahan dan kecepatan proses yang dijalani pengguna layanan.

“Service excellence sebenarnya adalah art of creating value for others, seni menciptakan nilai bagi orang lain,” jelas Sri.

Lihat Juga :  Amanah Jadi Kunci Kemajuan Umsida, Ini Pesan Ketua BPH

Dalam konteks perguruan tinggi, nilai tambah tersebut dapat hadir dari banyak hal. 

Mahasiswa tidak hanya menerima layanan pendidikan, tetapi juga memperoleh pengalaman dari interaksi dengan dosen, tenaga kependidikan, fasilitas, serta proses pelayanan yang mereka jalani.

Karena itu, budaya layanan tidak cukup dibangun melalui satu pelatihan. 

Menurutnya, organisasi membutuhkan pendidikan layanan yang dapat dipraktikkan, kepemimpinan yang mendukung, bahasa layanan yang sama, hingga proses perbaikan secara berkelanjutan.

Pelatihan Kepemimpinan Dorong Servant Leadership

Pembahasan bergerak dari pelayanan menuju peran seorang pemimpin.

Sri memperkenalkan konsep servant leadership, yakni pemimpin yang menempatkan pelayanan sebagai bagian dari kepemimpinannya.

Salah satu hal penting adalah keteladanan.

“Ketika Bapak-Ibu menjadi pemimpin layanan tetapi tidak memberikan layanan yang baik, maka itulah yang akan dicontoh oleh orang lain,” terangnya.

Sri juga mengingatkan bahwa pelayanan tidak hanya ditujukan kepada pihak luar.

Hubungan antardosen, tenaga kependidikan, pimpinan, maupun unit kerja merupakan bagian dari customer internal yang perlu dibangun lebih dulu.

Menurutnya, sulit menghasilkan pelayanan eksternal yang baik apabila relasi di dalam organisasi sendiri tidak baik.

Arahkan Umsida ke Executive Hospitality

pelatihan kepemimpinan 6

Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan dan Psikologi (FIKP) Umsida Evi Rinata SST MKeb melihat materi Executive Hospitality sebagai salah satu poin penting dari pelatihan.

Baginya, konsep tersebut membawa layanan melampaui customer service maupun customer satisfaction.

“Harapannya di Umsida nanti tidak hanya tentang kepuasan atau customer service, tetapi kita sudah menuju executive hospitality. Kita sebagai leader di unit kerja masing-masing diharapkan menjadi servant leader dan role model yang memberikan contoh kepada tim,” ujarnya.

Executive hospitality, lanjut Evi, tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan pengguna layanan, tapi juga kepercayaan.

Evi melihat materi yang didapat perlu dilanjutkan dengan penerapan di masing-masing unit.

Lihat juga: Ikuti ToT, Fasilitator PKMU 2026-2027 Siap Dampingi Mahasiswa

Di lingkungan FIKP, misalnya, ia ingin kembali menguatkan orientasi pelayanan kepada timnya.

“Kalau sudah dari hati, itu otomatis akan nampak dari gesture, dari senyum. Mungkin sehari-hari sebenarnya sudah dilakukan, tinggal diingatkan dan di-refresh kembali,” tuturnya.(Dhona)

Berita Terkini

Bramasgana umsida bantu NTT (2)
Bramasgana Umsida Berangkat ke NTT, Fokus Pulihkan 2 Hal
September 30, 2026By
duta pencerah 2026 2
Tutup Fortama, Umsida Kukuhkan Duta Pencerah 2026 Hingga Ajak Lawan LGBT
September 28, 2026By
maba 2026 (2)
UKM Umsida Ajak Maba 2026 Temukan Ruang Mengembangkan Diri
September 28, 2026By
mastama 2026
Mastama Umsida 2026 Kenalkan Ortom Kampus Lewat Konsep Baru
September 27, 2026By
wali mahasiswa baru umsida (2)
Mengapa Wali Mahasiswa Mempercayakan Putra-Putrinya ke Umsida?
September 26, 2026By
sinergi pendidikan dengan wali maba
Percayakan Pendidikan di Umsida, Fortawa 2026 Perkuat Sinergi Wali Maba
September 26, 2026By
fasilitator pkmu 2026
Menuju PKMU 2026, Fasilitator Umsida Didorong Hadir dengan Keteladanan
September 25, 2026By
Akidah dan Akhlak
Jelang PKMU 2026, Umsida Matangkan Kesiapan Pendampingan Akidah dan Akhlak
September 23, 2026By

Riset & Inovasi

PLP SDN Sidokumpul
Siswa SDN Sidokumpul Peringati Kesaktian Pancasila Bersama Tim PLP 2 Umsida
October 5, 2026By
kunjungan perpustakaan daerah 2
Kunjungi Perpustakaan Daerah, PLP 2 Umsida Tumbuhkan Minat Baca Siswa
September 24, 2026By
Pasar Desa Samiler
Buka Pasar Desa Samiler, PPK Ormawa Himagro Sajikan Nuansa Tradisional
September 22, 2026By
ekspor gula kelapa
Siapkan Produk Gula Kelapa Siap Ekspor, Umsida Dampingi PT Delima Nira Natural
September 21, 2026By
beras rumput laut
Keunggulan Diarice, Beras Analog dari Rumput Laut yang Kaya Nutrisi
September 16, 2026By

Prestasi

Pojok Statistik Umsida Ranking 1 Nasional (2)
Pojok Statistik Umsida Raih Ranking 1 Nasional Tahun 2026
October 5, 2026By
tim jenggolo ikuti kmhe 2026
Tim Jenggolo Umsida Siap Bawa Arshaka V2 ke KMHE 2026
October 2, 2026By
world university rankings (2)
Masuk THE World University Rankings 2027, Umsida Perkuat Rekognisi Internasional
October 1, 2026By
penghargaan Pojok Statistik Umsida
Pojok Statistik Umsida Kembali Jadi Terbaik 1 Nasional BPS RI
September 30, 2026By
beras analog rumput laut 2
DIARICE, Inovasi Rumput Laut Jadi Beras Analog Karya Umsida Lolos KMI Expo 2026
September 10, 2026By

Opini

bijak menggunakan teknologi AI (Pexels)
Teknologi Tak Bisa Dibendung, Ini Cara Bijak Penggunaan AI
October 2, 2026By
kebutuhan air data center AI (Pexels)
Benarkah AI Menguras Jatah Air Bersih? Ini Kata Pakar Umsida
October 1, 2026By
karhutla (Dok Antara Foto)
Mengapa Karhutla Terus Berulang? Bagaimana Mencegahnya?
September 23, 2026By
politik uang dalam Muhammadiyah 5
Politik Uang dalam Muhammadiyah
September 22, 2026By
satanic dan seni
Gunakan Simbol Satanic Saat Perayaan Seni, Ini Tanggapan Pakar Umsida
September 15, 2026By